14.4.08
seasons of life.

Life at any time can become difficult.
Life at any time can become easy.

Good or Bad, they are seasons of life.
It all depends upon, how you take on life and adjust to these seasons.

(pravswords)

Posted at 3:47 pm by nella
their comment  




6.12.07
No arms, No legs, No worries!

Buat yg masih takut dan kuatir menghadapi hidup, mari kita lihat, bagaimana kita begitu sangat diberkati dengan keadaan yg sempurna.

Jangan lupa bersyukur, karena Tuhan punya rencana yg luar biasa untuk kehidupan kita masing-masing.

 


IF YOU….


No arms, No legs, No worries!

very inspiring

  Next time you think life is hard….think again

     TRULY AWESOME STORY ! ! ! ! !  

My name is Nick Vujicic and I was born without limbs and doctors have no medical explanation for this birth "defect". As you can imagine, I was faced with many challenges and obstacles.

Their firstborn son had been born without limbs! There were no warnings or time to prepare themselves for it. The doctors we shocked and had no answers at all! There is still no medical reason why this had happened and Nick now has a Brother and Sister who were born just like any other baby.

 

I know that there is no such thing as luck, chance or coincidence that these "bad" things happen in our life.
I had complete peace knowing that God won't let anything happen to us in our life unless God
has a good purpose for it all

  I am now twenty-threeyears old and have completed a Bachelor of Commerce majoring in Financial Planning and Accounting. I am also a motivational speaker  and love to go out and share my story and testimony wherever opportunities become available. I have developed talks to relate to and encourage students through topics that challenge today's teenagers. I am also a speaker in the corporate sector.
   

I have a passion for reaching out to youth and keep myself available for whatever God wants me to do, and wherever God
leads, I follow.

Writing several best-selling books has been one of my dreams and I hope to finish writing my first by the end of the year.  

It will be called "No Arms, No Legs, No Worries!"

I believe that if you have the desire and passion to do something, and if it's God's will, you will achieve it in good time. As humans, we continually put limits on ourselves for no reason at all! What's worse is putting limits on God who can do all things. We put God in a "box". The awesome thing about the Power of God, is that if we want to do something for God, instead of focusing on our capability, concentrate on our availability for we know that it is God through us and we

can't do anything without God . Once we make ourselves available for God's work, guess whose capabilities we rely on? God's!


  The ONLY FEAR IN LIFE IS THAT I FORGET HOW GOD HAS LED ME IN THE PAST!

 And remember: WHEN YOU'RE BUSY JUDGING PEOPLE,

YOU HAVE NO TIME TO LOVE THEM.  

Nick


Posted at 9:30 am by nella
your comment  




3.12.07
Reason

10 REASON TO BE EXCITED TODAY

because u love me!
because u love me!
because u love me!
because u love me!
because u love me!
because u love me!
because u love me!
because u love me!
because u love me!
because u love me!


Posted at 10:52 am by nella
your comment  




15.11.07
Psalm 116 : 7

Psalm 116 : 7
" Return to your rest , O my soul ,
For the LORD has dealt bountifully with you."
 
Mazmur 116 : 7
" Kembalilah tenang hai jiwaku,
sebab TUHAN telah berbuat baik kepadamu."

Posted at 2:05 pm by nella
your comment  




13.11.07
Menuai cinta

Sebuah cerita dari Tiongkok Di sebuah daerah tinggal seorang saudagar kaya raya. Dia mempunyai seorang hamba yang sangat lugu - begitu lugu, hingga orang-orang menyebutnya si bodoh.

Suatu kali sang tuan menyuruh si bodoh pergi ke sebuah perkampungan miskin
untuk menagih hutang para penduduk di sana . "Hutang mereka sudah jatuh
tempo," kata sang tuan.

"Baik, Tuan," sahut si bodoh. "Tetapi nanti uangnya mau diapakan?"

"Belikan sesuatu yang aku belum punyai," jawab sang tuan.

Maka pergilah si bodoh ke perkampungan yang dimaksud. Cukup kerepotan juga
si bodoh menjalankan tugasnya; mengumpulkan receh demi receh uang hutang
dari para penduduk kampung. Para penduduk itu memang sangat miskin, dan pula ketika itu tengah terjadi kemarau panjang.

Akhirnya si bodoh berhasil jua menyelesaikan tugasnya. Dalam perjalanan
pulang ia teringat pesan tuannya, "Belikan sesuatu yang belum aku miliki."

"Apa, ya?" tanya si bodoh dalam hati.

"Tuanku sangat kaya, apa lagi yang belum dia punyai?"

Setelah berpikir agak lama, si bodoh pun menemukan jawabannya. Dia kembali
ke perkampungan miskin tadi. Lalu dia bagikan lagi uang yang sudah
dikumpulkannya tadi kepada para penduduk.

"Tuanku, memberikan uang ini kepada kalian," katanya.

Para penduduk sangat gembira. Mereka memuji kemurahan hati sang tuan.

Ketika si bodoh pulang dan melaporkan apa yang telah dilakukannya, sang tuan geleng-geleng kepala.

"Benar-benar bodoh," omelnya.

Waktu berlalu. Terjadilah hal yang tidak disangka-sangka; pergantian
pemimpin karena pemberontakan membuat usaha sang tuan tidak semulus dulu.

Belum lagi bencana banjir yang menghabiskan semua harta bendanya.

Pendek kata sang tuan jatuh bangkrut dan melarat. Dia terlunta meninggalkan rumahnya. Hanya si bodoh yang ikut serta. Ketika tiba di sebuah kampung, entah mengapa para penduduknya menyambut mereka dengan riang dan hangat;
mereka menyediakan tumpangan dan makanan buat sang tuan.

"Siapakah para penduduk kampung itu, dan mengapa mereka sampai mau berbaik hati menolongku?" tanya sang tuan.

"Dulu tuan pernah menyuruh saya menagih hutang kepada para penduduk miskin kampung ini," jawab si bodoh.

"Tuan berpesan agar uang yang terkumpul saya belikan sesuatu yang belum tuan
punyai. Ketika itu saya berpikir, tuan sudah memiliki segala sesuatu.
Satu-satunya hal yang belum tuanku punyai adalah cinta di hati mereka.Maka saya membagikan uang itu kepada mereka atas nama tuan. Sekarang tuan menuai cinta mereka."

Posted at 1:40 pm by nella
their comment  




9.11.07
Tangan tangan kosong

Satu-persatu diambil-Nya dari padaku,
Semua perkara yang paling kuhargai,
Sampai tanganku menjadi hampa;
Setiap mainan yang berkilau sudah hilang

Dan aku berjalan di jalan-jalan raya bumi, berduka,
Dalam pakaian compang-camping dan kemiskinanku
Sampai aku mendengar suara-Nya mengundang,
"Angkatlah tangan-tangan yang hampa itu kepada-Ku!"

Maka aku mengangkat tanganku ke Surga,
Dan Ia mengisinya dari tempat penyimpanan
Dari kekayaan-Nya sendiri yang luar biasa
Sampai tangan-tanganku tidak mampu menampung lagi

Dan pada akhirnya aku mengerti
Dengan pikiranku yang bodoh dan tumpul
Bahwa Allah tidak DAPAT menuangkan kekayaan-Nya
Ke dalam tangan-tangan yang sudah penuh


Martha Snell Nicholson, “Treasure,” Ivory Palaces
(Wilmington, Calif.: Martha Snell Nicholson, 1946), hlm. 67


Posted at 8:56 am by nella
their comment  




5.11.07
Suatu kali

Suatu kali ketika kau merasa penting,
Suatu kali ketika egomu naik;
Suatu kali ketika kau menganggap
pastilah kaulah pemenang perlombaan "anak anjing";
Suatu kali ketika kau merasa bahwa ketidakhadiranmu
akan meninggalkan sebuah lobang yang tak terisikan,
Ikuti saja pelajaran-pelajaran sederhana berikut ini,
Dan lihat bagaimana ini akan merendahkan hatimu
Ambillah sebuah ember, isilah dengan air,
Letakkan tanganmu ke dalamnya
sampai pergelangan tanganmu
Sekarang tariklah tanganmu keluar secepatnya
dan lubang yang tersisa
Adalah ukuran seberapa dirimu akan terhilang
Kau dapat menciprat-cipratkan seluruh dirimu
sama seperti kau memasukinya
Dan menggoncangkan air yang begitu berlimpah,
Tetapi berhentilah dan kau akan menemukan dalam semenit,
Semuanya kembali lagi
tepat seperti semula.

(Unknown, dikutip oleh A. Dudley Dennison,
Jr. , M.D. dalam Windows, Ladders, and Bridges
(Grand Rapids: The Zondervan Corporation, 1976), hal. 113-114.

Posted at 5:40 pm by nella
your comment  




23.10.07
Lost, Missing, Love

Pour down ...
Complete me with your love
that will heal me
time after time


Posted at 2:26 pm by nella
your comment  




2.10.07
Ujian air panas

Ketika kemalangan datang menenggelamkan hidup, apa reaksi anda? Mungkin anda pernah mendengar ilustrasi berikut: kentang, telur, dan bubuk kopi baru saja mengalami kemalangan yang sama. Yaitu, sama-sama dimasukkan dalam air mendidih. Yang berbeda adalah reaksi mereka masing-masing. Kentang mula-mula keras, kuat dan tidak mau tunduk, tapi setelah melewati waktu yang cukup lama, ia menjadi lunak dan lemah. Telur yang awalnya mudah pecah dan rapuh, akhirnya ia menjadi keras dan padat. Lain halnya dengan bubuk kopi, semula ia tidak menarik, tapi ketika ia dimasukkan ke air panas, ia justru mampu mengubah air panas sekelilingnya menjadi kopi yang harum dan memikat.

Masuk ke kelompok mana anda dalam ilustrasi tersebut? Apa persoalan anda hari ini? Pengkhianatan, sakit penyakit, kegagalan. Selamat! Itu berarti anda masuk dalam panasnya air mendidih. Seperti ilustrasi di atas, hasil akhir ada di tangan anda, karena hal itu bergantung pada cara anda bereaksi terhadap masalah dan penyelesaiannya. Maju dan keluar sebagai pemenang atau mundur sebagai pecundang. Orang yang bertahan dalam pencobaan akan menerima upahnya. Dan semua ujian itu akan menghasilkan ketekunan.

Respon positif dalam menghadapi masalah dapat menjadikan anda
lebih dari seorang pemenang.

Posted at 10:29 am by nella
their comment  




26.9.07
Sukacita?


Sbenernya sih kadang masi sedih.
tapi barusan baca artikel bgs di http://www.bethanysyd.org.au/sermon/?id=331
Bner bgt!! Sukacita itu adalah suatu pilihan!
God& time will heal :)




Posted at 1:14 pm by nella
your comment  




Next Page


Welcome to my life

Catatan perjalanan
Semangat
Kebangkitan
Kejatuhan
Kesedihan
Kebahagiaan
Ketakutan
Kemenangan

Hanya sekedar menorehkan pena
Hendak berbagi
Sambil menghitung mundur
Waktu-waktu kehidupanku







WHO I AM & WHAT I DO




MY ART PORTFOLIO

DIGITANELLA


FRIENDS




ARTWORKS OF THE MONTH


  
  
  
  

  
  
  
  



SHOUT ME!


Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x